Penyuntik Formalin Dijadikan Tersangka

Sopandi seorang pemulasaran jenazah diperiksa polisi karena diduga menyuntikkan formalin ke jasad almarhum Cliff Muntu. Sopandi mengaku menyuntikkan formalin karena disuruh oleh seorang petinggi di IPDN dan diberi imbalan sebesar Rp 300 ribu. Semalam menetapkan Sopandi sebagai tersangka dan langsung ditahan. NEXT >>


  1. Kok di posting di berita bohong?
    memang ini bohong ya?
    klo gitu yg benar gimana?

  2. ini bohongg,,,
    yang nyuruh bukan petingginya kali, tapi xxxxx
    dibayarnya bukan 300 ribu kali,, tapi xxxxxx

    yang mana yang bohong??

  3. dekannya itu prof lexi giroth harus ditangkap sebab dia yg nyuruh.
    profesor kok perilaku dan tindakannya lebih nista dari seorang gali di tanah abang.
    kesimpulannya: bubarkan IPDN!
    gitu aja kok repot.

  4. mau profesor kek ato apa ..uang tetap berkuasa ūüėÄ

    menyedihkan skali admin blog ini

  5. kemal

    hehehe… gila…. bener2 dah dicuci otaknya… masa berita ini disebut bohong sih???

    dah jelas2 ketauan belang nya ama polisi aja, masih ga ngaku….

    dekan ama rektor terlibat pula…

    emang pantas kalo IPDN di bubarin.. kemudian smua lulusan IPDN dipecat dari PNS…

    PECAT SMUAAAAA!!!!!

  6. Andre

    Alumni IPDN itu di didik di IPDN untuk jadi Orang Goblog dan ngga punya kepribadian & Penakut

  7. Dut Pret

    Dut Pret
    Apr 17th, 2007 at 5:51 pm

    1) Kami adalah putra putri terbaik bangsa -> Dut Preettt terbaik kok jadi preman,

    2) Bermartabat -> Dut Preeeet martabat apaan? martabak iya? kok Korupsi?

    3) Abdi Negara -> Dut Prett… cuma slogan?,

    4) Melayani Masyarakat -> Duutt Prett gw ke Kelurahan kok bayar.

    5) Semua cuma DUUUUTTTT PREEETTTTT jangan di denger deh….

    LUCUUUUUU DEHH KAMUUUU….. LULUSAN IPDN… Besok maen Ketoprak humor yaaaa… :-))

  8. aparatkeparat

    hahaha udah jelas gak bener ini blog.. fakta dimasukin ke berita bohong.. hahaha.. ini peleehan terhadap logika nih.. yg baca ini bukan anak2 kecil yg bodoh dan gampang dibodohi.. masyarakat indonesia jg tau berita mana yg bisa dipercaya.. yg di blog ini atau yg beredar luas di televisi dan koran2.. :p

  9. abfa

    “I’m so sorry, kenapa begini….”, kata slank.

  10. alumnus_ITB_anti_kekerasan

    Praja dan Alumnus APDN/STPDN/IPDN mengaku sebagai Putra-Putri terbaik bangsa ? Justru sejak tahun 1928 s.d. sekarang,, alumnus dan mahasiswa ITB lah yang disebut putra-putri terbaik bangsa.

    Kalian ini cuma orang-orang jaman feodalisme konservatif yang tidak mempunyai suatu logika disertai nurani untuk berpikir dan bertindak, dan lebih mementingkan otot karena menganggap dirinya kuat, padahal lemah apabila dihadapkan dengan kami.

    Kalian hanyalah sampah-sampah masyarakat yang tidak mempunyai kapasitas intelektual dan stabilitas emosi memadai dan gagal memasuki ITB, UI, UGM, IPB, Akmil, AAU, AAL, Akpol, STAN dan IIP.

    Kalian adalah korban-korban proyek penghamburan dana APBN yang dikumpulkan dari pajak rakyat dan kalian adalah orang-orang tersisihkan dari Sisdiknas.

    Kalian adalah calon-calon birokrat tingkat rendahan yang tidak memiliki jiwa kepemimpinan dan keteladanan, bukan tidak mungkin kalian adalah sumber utama kebobrokan negara ini.

    Kalian dengan mengagung-agungkan semangat juang dan disiplin, menindas adik-adik kalian sendiri tanpa perasaan, bayangkan apabila itu adalah adik kalian yang tewas.

    Jadi……

    Bubarkan IPDN secara berkala dalam beberapa tahun ke depan setelah semua Praja tingkat 1 dan 4 di dalamnya selesai menjalani perkuliahannya dan lulus, serta akhirnya digabung ke dalam IIP. Meniadakan penerimaan Praja baru sejak tahun 2007 seterusnya.

    Untuk Tuhan, Bangsa, dan Almamater.. Merdeka !

  11. Jagoan

    Berantem yuk sama aku… dimana mau nya? kita buktikan kalo kamu emang jago mukul junior kamu. Semua orang pun tau kalo kalian itu cuma sok pamer sama junior nya. Nanti kalo jadi senior trus balas lagi ke juniornya trus gitu lagi….sampe kapan pamer kepinteran otak kamu? Birokrasi tai kucing lah dari dulu gak pernah beres2… yuk berantem, beneran nih dimana?

  12. Asosiasi PKL

    IPDN dibubarkan???
    No way….. IPDN masih sangat diperlukan untuk mencetak aparat pamong praja yang dapat berlaku tidak manusiawi dan bengis kayak preman dalam menggusur rakyat kecil, pedagang kaki lima dll.
    Ini sesuai dengan slogan IPDN, Kami adalah putra putri terbaik bangsa……tapi dalam menindas rakyat kecil.

  13. Apa yang bisa disimpulkan kalau mendengar IPDN?

    1.Tak ubahnya Penjara Guantanamo
    2.Camp Konsentrasi Jaman Nazi
    3.Camp Pembantaian Orang-orang Bosnia oleh Serbia
    4.Sarang Teroris Berbaju Dinas
    5.Calon Birokrat Bermental Fasis dan Komunis

    Gimana dengan karakter atau sifat Rektor dan Dosennya?
    1.Foto Copy Hitler,George Bush Sr,George Bush Jr,Radovan Karadzik,Jagal Balkan(Slobodan Milosevic)
    2.Parlente bermental rampok,pemerkosa,anti kemanusiaan
    3.Penipu
    4.Kebal Hukum bak Korps diplomatik

    Saran :
    1.Kalau mau bener2 jadi preman gak ada salahnya ikut Smack Down atau tawur ama preman se-
    Sumedang
    2.Kapolri harap datangkan dan serbu IPDN karena disana ternyata sarang teroris(Pembunuh berdarah dingin).Gak usah cari jauh-jauh di Poso atau tempat lain. Khan dekat tuh cuma di Sumedang…
    3.Rombak total,pecati semua rektor dan dosen,tangkap semua praja IPDN.tutup IPDN dan jadikan museum sejarah Kekejaman Terselubung atau robohkan dan buat perumahan gratis buat rakyat miskin
    4.dst…silakan tambah sendiri…

    Terima kasih

    Hidup NKRI….Demokrasi….Kebebasan Berekspresi….Pluralitas

  14. IPDN TAIK BABI

    WOI SENIOR2 IPDN, MAKAN TAIK BABI SEMUA KALIAN…
    SEKOLAH PENCETAK PEMERINTAH KOK KAYAK GINI ???!!!
    MAU JADI APA NEGARA INI ???!!!
    MAU JADI PEMBUNUH SEMUA, DASAR IPDN KONTOL BABI SEMUA !!!
    PEJABAT2 DI IPDN JUGA GA ADA GUNA, MASAK ANAK2 NYA DIBIARKAN BERTINDAK SEPERTI ITU, MAU JADI APA KALIAN !!

    KALAU BANGSA INI MASIH PUNYA MORAL, SEGERA BUBARKAN IPDN !!!! BAKAR IPDN !!!!!!!!

    TAK ADA GUNA PEROMBAKAN, TOH SUDAH ADA PEROMBAKAN SEBELUMNYA, TAPI TAIK BABI TETEP AJA TAIK BABI, GA AKAN BERUBAH, UDAH KODRAT !!!!
    BISANYA CUMA MAKAN TAIK BABI !!!

    KALIAN TUH PUNYA OTAK GA SIH !!!
    JUNIOR2 KALIAN TUH MANUSIA, PUNYA CITA2, MAU BELAJAR UTK JADI PEMERINTAH, BUKAN JADI MANUSIA KEBAL ATAU JADI BANGKAI !!!
    MASA MEREKA DITUTUP MATANYA TERUS DIPUKUL, PENUTUP MATANYA SUPAYA GA TAU KAPAN MESTI TAHAN NAPAS.

    Saya salut dengan Bpk Inu Kencana yg telah membeberkan semua kebusukan di IPDN. Orang2 seperti Bpk Inu yang sangat dibutuhkan negara Indonesia saat ini, orang yang berani mengungkapkan kebenaran demi kebaikan dan siap menghadapi resikonya.
    Hidup Bpk Inu !!! Hiduuupp !!!!

  15. kasian kan, org luar jg akhirnya jd korban.

  16. Cliff Muntu

    Seniorku tercinta….

    Hari demi hari telah kulalui di kampus IPDNku tercinta…
    Segala Caci maki & Cercaan telah kuterima…
    Pukulan demi pukulan juga telah kuterima…

    Semua itu kuterima demi harapan keluargaku…
    Semua itu keterima demi cinta pada keluarga & bangsaku…
    Tapi semua itu kuterima bukan untuk kalian seniorku…

    Impian tuk membahagiakan keluarga & bangsa telah lenyap..
    Kini ku telah terbujur kaku dgn luka mendalam lahir & bathin
    Telah puaskah kalian wahai seniorku???

    Kutunggu kalian di peradilan akhir…
    Semoga Tuhan memaafkan kalian…

  17. Mana Mau Ngaku !

    he….he…he…. ini typikal penjahat IPDN dan penjarah uang negara untuk menghasilkan kader-kader yg memuakan bagi masyarakat !

    Pengajarrnya aja bisa ngibul apalagi praja yang di ajarnya … Geblek semua !

  18. HEY PRAJA ! BERANI NGADU NGGAK ?

    Tim ketiga menyelidiki seluruh tindak kekerasan yang pernah terjadi di IPDN sebelum Cliff tewas. Tim ini mempersilakan masyarakat memberikan informasi yang seluas-luasnya mengenai kekerasan di IPDN.

    “Masyarakat itu bisa mantan praja, orang tua praja, baik yang masih hidup atau sudah meninggal. Kami membuka pos pengaduan 24 jam di Direskrim Polda Jabar dengan nomor telepon (022) 7800020 atau (022) 7800173, Polres Sumedang (0261) 201610,” ungkap Soenarko.

    KALAU KAMU MAU BERSIHKAN NAMA IPDN LAKUKAN SEKARANG !!!! MENELPON NOMOR DI ATAS KALAU ANDA TIDAK BERANI ! KALIAN PENGECUT ! DAN PANTAS DI SUMPAH SERAPAHI !!!!! DAN JADI KOTORAN MASYARAKAT SAJA !!!!

  19. pak camat

    yan kaya gitulah mental nya klo tiap hari diumpanin duit korupsi

  20. ProIPDN

    KALIAN ITU BANYAK NGOMONG DOANK

  21. Savitri

    saya tulis sekali lagi

    Kami dididik untuk menjadi disiplin..
    sungguh dangkal orang yang bilang terjadi kekerasan di IPDN
    itu hanya bualan Pers saja!..

    bahwa apa yang dialami kawan Cliff hanyalah sebuah onak atau duri dalam perjalanan IPDN untuk bersama membangun bangsa ini. Semuanya telah berlalu. Keceriaan kembali tercermin di raut gagah kami…

    Kami praja IPDN bisa membedakan arti kekerasan dan disiplin.
    Kami dididik disiplin guna membentuk mental yang kuat.

    Hanyalah kaum yg lemah yg merasakan itu sebagai penyiksaan.

    masih banyak rakyat Indonesia yang menaruh harapan tinggi pada kami, keluargabesar IPDN yang mulia

    tanpa gembar-gembor, reklame atau advertising, kami tumbuh dan berkembang berkat bantuan rakyat Indonesia sendiri

    Bukalah mata kawan semua. Tataplah kenyataan dgn pasti

  22. pak camat

    savitri ….

    ngewe yukkkkk…..

    kaya temen temenmu tuh … yang suka kumpul kebo

  23. Savitri

    ^
    ini lah komentar yang sering menghujat IPDN
    sungguh tidak berotak!..
    mental Pengecut

  24. aparatkeparat

    savitri salam kenal yah.. pasti sexy deh kalo pake sragam ipdn.. hahahaha..

  25. Savitri gue yakin lo emang orang baek-baek, tapi keep quiet atas kebobrokan sama aja mengamini tindakan tersebut. Please deh

  26. bunga_indahsari

    Savitri
    Apr 19th, 2007 at 8:14 pm

    saya tulis sekali lagi

    Kami dididik untuk menjadi disiplin..
    sungguh dangkal orang yang bilang terjadi kekerasan di IPDN
    itu hanya bualan Pers saja!..

    bahwa apa yang dialami kawan Cliff hanyalah sebuah onak atau duri dalam perjalanan IPDN untuk bersama membangun bangsa ini. Semuanya telah berlalu. Keceriaan kembali tercermin di raut gagah kami…

    Bunga bilang …

    Dasar MARXIS kamu …. !!

  27. pak camat

    savitri

    gw gak punya otak

    tapi masih berperikemanusian …

    gak make kekerasan …

    tapi gw make kekerasan buat make loe

    klo kagak keras kagak enak…

  28. bunga_indahsari

    Sorry ketinggalan …

    Savitri
    Apr 19th, 2007 at 8:14 pm

    Kami praja IPDN bisa membedakan arti kekerasan dan disiplin.
    Kami dididik disiplin guna membentuk mental yang kuat.

    Hanyalah kaum yg lemah yg merasakan itu sebagai penyiksaan.

    ….

    Bunga bilang …

    Dasar MARXIS SEJATI kamu …. !!

  29. Pecinta NKRI

    quote Savitri :
    Hanyalah kaum yg lemah yg merasakan itu sebagai penyiksaan.

    masih banyak rakyat Indonesia yang menaruh harapan tinggi pada kami, keluargabesar IPDN yang mulia

    tanpa gembar-gembor, reklame atau advertising, kami tumbuh dan berkembang berkat bantuan rakyat Indonesia sendiri

    Bukalah mata kawan semua. Tataplah kenyataan dgn pasti

    Pecinta NKRI :

    Heran dah kaya’ gini masih bangga juga make seragam dan atribut pangkat IPDN. Sok Militer padahal cuma calon camat calon korupsi lagi…amit amit deh…

    Perasaan di Singapura mendidik orang disiplin gak perlu kekerasan kaya’ gitu deh…

    Yang penting otak mbak !!..bukan fisik !!…
    saya jadi penasaran, di IPDN ada penilaian IP gak sih ??

    berani taruhan gak kalo semua PRAJA di IPDN gak peduli nilai dan pelajaran..palingan kalo disuruh ikut UN SMU juga gak ada yang lulus..hahahahaha…..
    ke laut aja deh lu…

  30. holohh,, kita jadi garang garang betul,,

    tapi seenggaknya ada orang IPDN yang nanggepin ini blog,, kalo bisa abis ditanggepin dipikirin ya mas/mbak,,

  31. Irene

    buat semua IPDNmania, baca deh semua ini, trus dipikir masukin hati…. itu kalo masih punya otak sama masih punya jati hehehehehehe

  32. bunga_indahsari

    Savitri
    Apr 19th, 2007 at 8:14 pm

    Hanyalah kaum yg lemah yg merasakan itu sebagai penyiksaan.
    masih banyak rakyat Indonesia yang menaruh harapan tinggi pada kami, keluargabesar IPDN yang mulia
    tanpa gembar-gembor, reklame atau advertising, kami tumbuh dan berkembang berkat bantuan rakyat Indonesia sendiri
    Bukalah mata kawan semua. Tataplah kenyataan dgn pasti

    Bunga : Savitri km baca ini …
    Suara pembaruan 17/04/07

    [JAKARTA] Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN), Zulkifli Hasan, Senin (16/4), menilai tidak perlu lagi ada tim evaluasi untuk memperbaiki Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Dia menegaskan IPDN harus dibubarkan. Tim evaluasi hanya akan cenderung menutupi persoalan.

    “Saya dari dulu tidak percaya pada tim-tim evaluasi. Apalagi untuk IPDN, tidak perlu evaluasi lagi, karena persoalan sudah jelas, terang. Tim evaluasi hanya cenderung akan menutup-nutupi persoalan, karena anggotanya juga diambil dari IPDN ditambah Depdagri, percuma saja,” ujarnya, di DPR.

    Disebutnya, IPDN merupakan produk lama yang sudah tidak layak dengan zaman. “Itu lembaga yang belum kena imbas reformasi. Mereka tertutup, feodal, sistem yang diterapkan di sana sudah tidak layak dengan zaman. Apa yang diciptakan dari sana, sudah tidak sesuai dengan kebutuhan sekarang,” katanya.

    “Kalau masih mau mempertahankan IPDN, sama saja mau membentuk negara preman. Harusnya dibubarkan saja, tidak bisa diperbaiki lagi. Kembalikan para siswanya ke daerahnya, toh sudah ada kampus di daerah mereka masing-masing. IPDN hanya menghabiskan anggaran,” tandasnya.

    Dia juga meminta polisi tidak lagi menyebut akan mengusut. “Sekarang di berbagai media terus diulang tayangan rekaman kekerasan di IPDN. Mereka yang terekam itu seharusnya bisa langsung ditangkap, sudah jelas-jelas kriminal, polisi jangan hanya akal-akalan saja, tapi langsung tangkap,” ujarnya.

    Zulkifli mengaku geram, lantaran para pelaku yang terlibat dengan kematian siswa IPDN pada 2003, Wahyu Hidayat, ternyata tidak ditahan. “Ini negara aneh, mereka sudah divonis tapi kok bebas berkeliaran, malah ada yang jadi pejabat di daerah. Itu membuktikan adanya tebang pilih,” katanya.

    “Semua yang terlibat harus ditangkap. Mereka yang memberi izin keluar, memberi izin kerja pada para pelaku itu, terutama rektornya, itu yang harus paling dulu dipenjara,” tukasnya.

    Yuddy Chrisnandi, dari Fraksi Partai Golkar (FPG), juga menyatakan hal senada. Dia bahkan menyindir, bahwa polisi lebih cekatan bila menangkap pelaku pornografi. “Polisi cekatan kalau menangkap pelaku pornografi. IPDN juga, kan, jelas ada rekaman kekerasan, kenapa tidak diburu,” katanya.

    Anhar, anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Bintang Reformasi (FPBR), juga mendesak agar IPDN tidak hanya dibubarkan, tapi pengelolaan dana yang menghabiskan dana ratusan miliar harus diaudit. “BPK harus dilibatkan untuk mengaudit penggunaan dana di IPDN,” ujarnya. [B-14]

    Gak usah mandang ke depan, dasar marxis, fasis, naif lagi … IPDN dah pasti bubar, tinggal nunggu waktu. Mndingan dr skr km siap2 cr kerjaan laen …

  33. bosen

    gw setuju ma alumnus itb
    semoga aja yah dg blog n hujatan yang ditrima bisa berubah tuh ipdn!

    tapi gw ragu coy bis menurut gw ipdn DABLEG!!!!

    kan g punya otak y???

    itu senior yg terekam tuh hars dislidiki!!!
    sok jagoan pke tendang2!!!

    karena dulu di tendang juga yah ma snior!!!???

  34. savitri??? bullshit!!!

    klo emg lo dididik wat disiplin emg hrs pke nyawa??? jgn2 emg g pya otak kali!!!

    udah brp korbannya??? lama2 jadi kunuran massal deh tuh kampus!!!

    gmn tuh kbr praja yg yg ilang dr th92???? boong juga???!!!

    don’t whitewash by say whitelie

    LIAR!!!

    kuliah cuma jadi calon koruptor doank??!!!

  35. Cicak bin kadal

    Haaa. ha.. ha… gini ini omongan orang yang cacat otaknya yang tiap hari di pukulin sama seniornya kasian deh lu

  36. Enjiz

    kalo memang berprestasi mana prestasinya? IPDN,IPDN… sekolah aja pake sragam…kaya pulisi, lha wong entar jadi pnsnya aja paling seragamnya begitu doang …., ANDA ITU DIBIAYAI OLEH NEGARA (baca RAKAYAT)…. HARUSNYA MERAKYAT DONG…. sekolahnyapake sandal jepit gitu…. entar jadi lurah/camat paling bisanya korupsi ama ngegusur doang

  37. Permisi Praja dan Praji!
    numpang lewat, kebetulan kami melewati kampus IPDN.

    Sebenarnya kalian adalah putra putri terbaik bangsa setidaknya kampus IPDN itu keren banget, jauh sama kampus STAN (Bintaro – Jatinangor, jauh kan?).

    Di dipekarangan Kampus STAN Kami punya kambing sedangkan IPDN kambing gak tega masuk (setidaknya kambing punya prikebinatangan), Harusnya kalian bangga menjadi mahasiswa PTK (Perguruan Tinggi Kedinasan) terbaik di Indonesia.
    Sayangnya diatas langit ada langit, jika langit ada tujuh IPDN adalah El Nino (Awan Panas dibawah langit).

    Sebagai Alumni STAN kami sangat iri karena:
    – Kami gak bisa mukulin dan membunuh adik kami (paling cuma bisa cengengesan di warteg)
    – Gak dapet makan gratis (paling cuma bisa cengengesan di warteg)
    – Gak ada asrama (paling cuma bisa cengengesan di depan warteg)
    – Gak ada seragam mahalmelainkan baju koko murahan (paling cuma bisa cengengesan nonton seragam anak IPDN di TV warteg)
    – kami masih bisa geger otak termasuk si mbok jualan warteg (IPDN ?)

    Jangan pernah menyalahkan SAVITRI, yang salah adalah orang yang telah menghilangkan otaknya.

  38. ..::CyberPhanna::..

    IPDN CALON CALON TIKUS NEGARA

    IPDN CALON CALON TIKUS NEGARA

    IPDN CALON CALON TIKUS NEGARA

    IPDN CALON CALON TIKUS NEGARA

    IPDN CALON CALON TIKUS NEGARA

  39. Lintah Darat

    Buat Savitri…
    Tetap optimis ya…jangan mundur…teruskan perjuanganmu…Selesaikan sekolahmu dengan baik..supaya cepat jadi aparat….!

    Ingat hutang orang tuamu udah numpuk…!
    Semuanya buat modal masukin kamu ke IPDN…!
    Jadi kamu musti cepet-cepet kembaliin modal….!

    Ingat ya nak…!!!…bunga hutang jalan teruuusss….!!!!

  40. anti-komunis

    Mas Admin, mendingan tutup ajah blog ini. Jangan bikin banyak fitnah… dan bikin masyarakat emosi. Mas Admin, tak ubahnya pengadu domba.

  41. Si Unyil

    Karena terlalu sering dipukuli dan ditendangi, otak dan nuranimu menjadi tumpul
    Penjahat yang berseragam aparat sama dengan serigala berbulu domba.
    Menghancurkan negara dari dalam, menggerogoti bak ular berbisa.
    Indonesia gak maju-maju gara-gara sistem pendidikan aparat macam ini




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: