Kampanye hitam itu terus berlangsung

Perempuan nama Venus itu latah berkata

If You Tolerate This Your Children Will Be Next

Saya ga tau mau nulis apa, tapi saya dukung pembubaran itu karena saya ga mau ada lagi anak-anak yang bernasib seperti cliff muntu…

*thx to: antobilang untuk bannernya, wadehel buat judul dan isi postingan ini ( omg! ), dan dokter evy buat provokasinya. thx, fellas!

Masyarakat sakit hanya bisa latah, meniru niru dan tidak bisa kasih solusi!


  1. bisa kok. solusinya sangat jelas malah:
    BUBARKAN!!!

  2. Saran Solusi:

    1. Bubarkan, tangkap semua dosen dan orang-orang kampusnya, pastikan mereka tidak terlibat dalam instansi pendidikan manapun. Rehabilitasi jiwa mantan muridnya, lalu pindahkan ke sekolah yang memang diperuntukkan untuk mencetak manusia baik-baik. Yang tidak mampu dibiayai oleh negara.

    2. Restrukturisasi. (Bukan istilah yang tepat sih). Karena yang harus dilakukan adalah seperti langkah pertama, tapi setelah rehabilitasi jiwa, murid2 dikembalikan lagi disana dengan pembinaan yang lebih manusiawi. Tentunya dengan dosen, rektor pembantu2 yang semuanya orang baru dan jauh dari IPDNism.

    3. Hentikan penyebaran faham IPDNism itu. Bekukan kampus dan suntik semuanya dengan…. formalin?

    Menurut anda, para praja yang baik hati (dan yang jahat juga boleh), bagaimana solusinya?

  3. calonorangtenarsedunia

    ada solusi!!!
    ya sate praja yg tadi itu..
    wakakak47x…

  4. Solusi,

    1.Tetap,bubarkan ipdn/stpdn !!! kekerasan itu sudah mendarah daging !!!

    2.Check kembali,jiwa/mental para alumni yang sudah bekerja di kepemerintahan.Hal ini untuk menjaga hal hal yang tidak diinginkan.Misal : Kejadian yang menimpa di kepolisian “penembakan atasan membabi buta.

    3.Untuk para praja yang masih aktif,belajar di ipdn/stpdn.Rehabilitasi,kejiwaan/sosial mereka dengan cara membarikan konsultasi psikologis FREE.Setelah itu,salurkan mereka kedalam universitas2 tunjukan dari pemerintah.

    Sekian.

    Saya rasa cukup untuk bisa difahami dan dimengerti oleh masing-masing otak manusia.Tapi,entahlah jika ada yang kurang paham dari solusi saya tsb.

  5. hahahahaha….. lucu!!!! dagelan model baru nih…

    silakan tutupi semua kebusukan, tapi kalian gak akan bisa berbohong pada hati nurani. kalo kalian masih punya yang namanya nurani.

    buka mata buka hati deh. jangan ngotot ngerasa bener sendiri. jangan sombong!!! masyarakat kita gak bodoh. emangnya kita buta?? emangnya kita gak punya tivi?? setiap hari, setiiiiap hari, saya eneg dan pengen muntah liat rekaman kebusukan di kampus kalian. apa lagi pembenaran yg mau kalian sampaikan? jadi, siapa yg sakit? think again!!

    salam 🙂

  6. cK

    Pokoknya™ saya nggak Latah™
    Bukannya mau memperkeruh suasana atau ikut-ikutan, tapi saya hanya mau memberikan opini. Kalian sebagai orang yang mengaku teladan IPDN, bagaimana perasaan kalian apabila yang mati itu adalah KALIAN?? Pasti berasa menyesal, kenapa saya memilih sekolah di IPDN? Kenapa saya nggak mendaftar di UI, IPB, ITB, UGM, atau sekolah lainnya yang jauh dari kekerasan, atau bahkan AKMIL saja yang katanya lebih sadis dari IPDN tapi nggak makan korban. Mungkin itulah yang dipikirkan Cliff di alam baka. Cliff bagaikan sudah mati jatuh tertimpa hujatan tangga pula. Kalau seandainya kalian yang mati dan dihujat oleh alumni-alumni IPDN, kalian mau komen apa?? memang bisa komen di alam baka???

  7. mari kita beramai ramai mencincang jebolan ipdn yg udah enak2x-an bekerja, setelah ngebunuh wahyu dll…..silet2x wajahnya, perasin jerus nipis. eh, terasinya jangan lupa.

    btw, itu kepala2x botak bikin ngakak aja kekekkkek

  8. dengan mempertimbangkan hal-hal yang saya dengar dan saya lihat, sayapun mendukung pembubaran IPDN.
    enough is enough… 🙂

  9. bener,, masyarakat sakit,, gara gara liat yang kaya begitu!!

    Bubar!!

  10. kasiaaaan deh, yg punya blog ini…….kamu nggak punya rasa, hati, cinta dan sayang…..

  11. punya kok,, rasa cinta akan traffic,, 🙂

  12. leeloos

    Solusi ada di diri kalian masing-masing wahai para praja yang budiman.

    Apa perlu kekerasan diterapkan di jiwa anak-anak bangsa ..?
    Indonesia bukan rimba, Indonesia bukan medan perang.
    Kekerasan bukan solusi dari segalanya
    Kekerasan bukan jalan terbaik …
    Apa yang sudah kalian lakukan bukanlah suatu hal yang baik *terbaik pun tidak*
    Lalu bagaimana bisa kalian mengklaim diri kalian adalah putra-putri terbaik .. bangsa ..?

    Sadarkah kalian kalo mereka mati sia-sia ..? they did nothing yet …
    Apa kalian mau mati dengan cara seperti itu ..?
    Apa orang tua kalian akan terima anaknya mati dengan cara seperti itu ..?
    Apa kalian yang sekolah di IPDN tidak punya orang tua semua..?
    Terpikir sampe kesitu gak sih kalian ..?

    Suatu saat nanti kalian akan menjadi orang tua, dan anak-anak kalian mungkin saja akan bernasib sama dengan para praja yang kalian siksa dengan berakhir kematian. Tidak harus di IPDN untuk mati dipukul, di SMA pun bisa.
    Disitulah Alam akan membalas perbuatan yang sudah kalian lakukan.

    Jangan berlindung dibalik Tameng Alam kalian. Itu hanyalah pembenaran belaka. Jauh dari arti kebenaran itu sendiri.
    Coba buang Ego kalian, rasa gengsi kalian.
    Kalian adalah manusia yg berbudi luhur, kalian yang terbaik .. *you said*
    Jadi buktikan kalo kalian memang yang terbaik ..

    Prove it from the way you Think, Act, and Behave.

    Jangan lagi ada anak-anak bangsa, mati sia-sia di tangan praja.

  13. sibuk membela diri tapi tidak pernah mengaca dan merenung. pakailah pikiran dan hati nurani kalian, kawan. kalau kalian merasa benar sendiri, berarti kalian tidak mau diselamatkan.
    bubarkan IPDN,
    gitu aja kok repot!

  14. cari dan kejar pelaku kekejaman. hukum sesuai dengan perbuatannya! maksudnya, kalo dia pernah nendang dan menghajar, harus dihukum dengan tendangan dan hajran juga!! kalo yg ditendang dan dihajar mati, ya dia jg harus mati juga!!

    nyawa dibayar nyawa

    soal penutupan dan pembubaran IPDN, ndak perlu saya tegaskan lagi deh.. saya kan latah™

    oiya, kok cuma bude venus aja yg dihujat? situ naksir ya? sudah punya anak 2 dua lo..

    *kabur sebelum ditendang bude venus*

  15. anda yang latah sepertinya.
    LATAH ™ Mode on.

  16. bukan latah. itu namanya blogger kita perduli pendidikan. tdk ada 4 tahun utk masa kosong, bubarkan, dan pindahkan mahasiswanya ke institut lain yg benar2 lebih mengutamakan pendidikan ! dari dulu stpdn/ipdn engga pernah jinak2, walaupun korban terus berjatuhan. (sialnya ini terjadi di lingkungan pendidikan, apalagi pendidikan calon pimpinan Negri kita). Buas terusssss……
    Bubarkan Ipdn !

  17. semua itu suara solusi dari masyarakat banyak. sebagai yang katanya putra putri terbaik bangsa seperti title yang terpasang diblog ini, apa solusi anda?
    halah, maleh melok2an sanap pisan. gak penting! ancene gak onok seng beres isi negoro lan bangsa-t ikie!

  18. ” Masyarakat sakit hanya bisa latah, meniru niru dan tidak bisa kasih solusi! ”

    Solusi nya sudah jelas bung, bubarkan saja IPDN karena hanya membuang – buang uang rakyat hasilnya apa kebijakan apa yang telah diberikan alumni STPDN-IDPN untuk rakyat (“Saya berbicara STPDN dan IPDN bukan berbicara soal veteran APDN”). Inget Lho bisa jadi seperti ini karena pajak rakyat.

    INGAT ITU ……..

  19. hhmmm…lama2 saya agak2 curiga nih. ini situs serius atau cuma bo’ong2an sih? gak satupun respons dari blog ini ke blog2 yg menyuarakan pembubaran ipdn. siapa kalian sebenarnya? kenapa saya ga pernah baca komen kalian di mana pun? what are u afraid of, for God’s sake????

  20. mbak venus, mungkin mereka bingung atau gak punya nyali buat adu argumen ama komentator2 di blognya sendiri. bisa2 mereka ngikutin jejaknya si …. (itu tuh, yg kalo kita komen dihapusin mulu, kecuali komen yg dukung dia doang) hehehehe…..

  21. jelas ini lucu2an yang gak lucu lagi…
    mirip polanya indonebia di milis2

  22. halah…ndak masalah. sekalian maki2 ipdn habis2an aja di sini. atau kirim imel ke BEM mereka sekalian – seandainya ini bohong2an – kalo ada blog kayak ginian, hohoho! biar pisuhan kita dibaca beneran sama mereka

  23. setuju ama Mbok Venus dan rekan-rekan..

    Bubarkan IPDN!… agar jangan ada lagi korban berikutnya.

  24. Ivan

    Masyarakat sakit hanya bisa latah, meniru niru dan tidak bisa kasih solusi!

    Gmana kalo masyarakatnya sakit karena ulah para calon pemimpinnya bos?

  25. woi anjing2 IPDN….kalian ditantang debat di forum yang gw masukin URL nya…

    tunjukin kejantanan kalian….percuma aja latihan pake kekerasa klo otak kalian kosong…

    sini masuk ke web site yang g w tulis di alamat…

    dasar Anjing ynag disekolahin makanya kaya begini jadinya

  26. IPDN sekolah paling enak se-indonesia (mungkin se-dunia), begitu masuk udah dapet kepastian kerja dan dapet gaji, makan 3 kali sehari, pakaian dikasih gratis dari ujung kaki sampe ujung kepala, kalo sakit tinggal masuk klinik, laundry gratis, dan ditambah lagi beragam beasiswa, trus anggaran operasional pertahun dari negara yg mencapai ratusan miliaran rupiah dari APBN alias uang pajak rakyat.

    Kalo kita ngomongin soal IPDN, di dalamnya bukan cuma ada kekerasan, kita juga bicara soal KKN yg khas kaum birokrat, narkoba, dan free seks. Sebab semua itu juga terjadi di lingkungan Praja IPDN (keterangan Mr. Inu – dosen IPDN yg skrg dinonaktifkan).

    Kita juga harus tanyakan, apa gunanya sel tahanan yg ada di ruang kantor keamanan IPDN yg diakui sbg gudang ?. Kuburan-kuburan siapakah yang ada di belakang ruang cuci pakaian ?, pastinya itu bukan kuburan warga atau kuburan kucing.

    IPDN sebaiknya dibubarkan saja, alasannya :
    ==================================

    Sistem sudah berubah, dengan adanya Pilkada secara langsung, maka pemimpin daerah dipilih secara langsung, tak lagi berdasarkan jenjang karier. Keberadaan lulusan IPDN yg diharapkan bisa jadi pemimpin gak relevan lagi dgn sistem yg ada skrg.

    Jika IPDN dibubarkan, praja bisa dititipkan pada universitas yg memiliki jurusan ilmu politik dan pemerintahan.

    Korban kekerasan sudah tercatat 32 orang (yg heboh di media massa berujung kematian ada 3 orang), puluhan Praja menderita hepatitis yg cukup parah dan dirawat di klinik IPDN dan RS karena kelebihan beban aktifitas. Itu berarti management di IPDN sudah benar-benar tak bisa diselamatkan.

    Kalo mau jujur, di balik menterengnya seragam Praja IPDN, kualitas lulusan IPDN untuk memperbaiki sistem birokrasi belum terlihat, keberadaan sekolah seperti IPDN justru menyuburkan bibit KKN dan tradisi birokrasi yg bobrok.

    Apa manfaatnya IPDN dan lulusan IPDN secara riil untuk sistem birokrasi yg berjalan di negara ini ?, nothing !.
    Bagaimana kita sbg rakyat biasa ini bisa mengharapkan perbaikan dan perubahan sistem birokrasi pada lulusan IPDN, kalo kampus mereka sendiri tak bisa jadi contoh yg baik, kampus mereka malah jadi kampus preman berseragam.

    Pertanyaan mendasar, apa korelasinya pola pendidikan dgn semi militer dan dibumbui kekerasan dgn segala tetek bengek urusan birokrasi dan ilmu pemerintahan yg mereka pelajari ?. Nothing !.

    Dalam kasus kekerasan IPDN, bukan cuma Praja yg harus dapat Punishment, para pengasuh Praja, Dosen, hingga ke Rektor harus dimintai pertanggungjawaban. Sebab merekalah yg mendesain dan menjalankan sistem pendidikan di IPDN.
    Itupun kalo polisi dan pemerintah mau bertindak tegas…. atau seperti biasanya….bangsa ini bangsa yg gampang lupa….

  27. yg disuarakan oleh Bunda Venus bukan sebuah kelatahan,hanya secuil dari sekian cuil rintihan dan jeritan hati seorang Ibu…
    kami mungkin sakit,tp bukan berarti Anda-Anda sekalian berkewajiban menambah kesakitan kami…kami mungkin tidak bisa memberikan solusi bagi Anda,karena saat Anda-Anda sekalian menciptakan rimba dalam alam Andapun, yg Anda-Anda sekalian anggap ini bagian dari tradisi yg indahpun Anda-Anda sekalian tidak pernah minta pendapat dari kami,masyarakat yg kalian anggap hanya bisa latah.

  28. ini situs asli org ipdn ato bukan, aku ga peduli, yg jelas ga mutu…moga2 aja asli biar bisa mendamprat mereka. lha emang itu skolah gak mutu!, brengsek, huh?! apalagi ya…

    emang sih mengeneralisasi itu salah, aku yakin di sana msh ada yg punya hati nurani, misalnya saja pak Inu, tapi sebuah sistem yg hancur n bobrok (entah apa bahasa yg tepat) lambat2 laun akan menghancurkan orang2 di dalamnya, setidaknya krn tak berdaya seperti Cliff yg dizalimi dan anak2 yg ‘cuma’ 32 orang itu? (jangan2 msh ada yg tidak ketahuan).

    utk menjadi orang yg “intelek’ –istilah mereka– tak perlulah mendidik dg azas kekejaman yg telah dijadikan budaya. apa itu menjamin mereka bisa tegas n mampu mengorbankan jiwa dan raga saat dibutuhkan bersikap tegas? misal terhadap koruptor (lha mrk sendiri calon koruptor) atau ‘musuh’ yg mengangkangi kedaulatan negara? pasti duluan ngompol deh org2 kaya gini…

    hanya org2 yg berakhlak baik yg bisa punya nurani, dan pasti mereka bisa tegas saat dibutuhkan, tak perlulah dihajar2 atau dibunuh dulu, (emang bisa idup lagi apa)

    kesimpulannya: bubarkan saja sekolah sialan kaya gini!

  29. maaf mas.. mohon belajar ilmu marketing.

    ITU BUKAN KAMPANYE HITAM!

    kalian emang hitam kok. kelam, penuh dosa dan berlumur darah. jadi itu hanya upaya menyuarakan keinginan rakyat. situ gak setuju? lha wong situ berlumur darah.. wajar

  30. pengecut2 IPDN….otak kalian kosong….diajak debat takut…

    tambahan lagi IPDN mendidik para pengecut….

  31. simpel aja. PNS adalah abdi dan pelayan masyarakat, masak dididik untuk tidak membocorkan kebusukan dan kekerasan seniornya, walah mau jadi apa negara ini…

  32. soto_kuali

    Masyarakat latah… IPDN T-O-L-O-L!! …
    kalo menganggap masyarakat latah… duuuh itu artinya birokrat jebolan APDN, STPDN dan IPDN adalah jebolan T-O-L-O-L yang ga mampu mendidik masyarakat menjadi orang yg ga latah…

    Eeeh T-O-L-O-L *IPDN… Kamu pikir tidak menyeret pelaku pembunuhan Alm. Wahyu ke penjara itu tindakan yang paling indah yg kalian lakukan… kalian menodai hukum T-O-L-O-L! ga paham ya, NAJEEEESH … bagaimana masyarakat tidak mengeneralisasi, pucuk pimpinannya aza sampah yg melindungi pembunuh …. pembunuhan Alm. Wahyu murni kriminal bukan tindakan pembinaan… LU PAKE hukum dibelahan dunia mana aza tetep kriminal ASHUUUUUUUUUUU… LU pikir si Ibu yg melahirkan anaknya dengan susah payah dan Bapak yang kerja keras untuk membesarkan anaknya tega anaknya dijadiin samsak. otak dan nurani lo dipake dikit deh.

    Alasan aku bilang siswa/i IPDN manusia T-O-L-O-L!!, hanya satu ketika kalian lihat kejanggalan dan itu bertentangan dengan hati nurani dan akal sehat kalian ga berbuat apa2, itu makanya kalian dibilang sampah/ “output” busuk … satria kacrut yang ga mampu melihat penindasan dan kesewenangan.Eat my shit kl masih ngaku sifat begitu disebut satria. Dan jatuh korban ga membuat jera justru belagak T-O-L-O-L!! dan pura2 ga tahu… setan alas kalian semua, kalian mendengar, kalian menonton, kalian mengetahui kejadian disana itu sama saja kalian melakukan kejahatan itu …

    aku geraaaam setengah mati… melihat kuburan tanpa nama dan tidak ada seorang siswa/i yang peduli untuk mencari/menelusuri pertanggung jawaban pelaku, pikirkan orang tua mereka anjing2 IPDN!! ,dan setelah itu anak IPDN masih bilang kampus kami baik2 saja, DASAR BUTA… tak ada setia kawan yang ada jiwa pengecut masih berani nyebut diri satria… berani makan tai lo sendiri baru guwa sebut satriya.

    => kl tidak enak dibaca aku minta maaf, hanya ungkapan geram yg sangat2 tak tertahankan

  33. Biho

    yang latah tu loe pade… ya latah ngebunuh!

  34. yg punya blog ko bisanya silent?! ndak punya argumen buat menanggapi komen2 mereka ini? ya sudahlah saya sbg temannya Pram (alumni IPDN) mewakili blog ini mengatakan “EHM…SAYA JUGA LATAH DING. BUBARKAN IPDN!!!”

  35. O.O.T. : Hohohoho….sudah ada sarangnya…Menarik… 😀

    Saya kira apabila anda Praja yang baik hati, anda boleh setuju untuk menghentikan IPDN untuk menghentikan aksi yang lebih bodoh.

  36. bila anda2 para calon pemimpin mempraktekan gaya biadab naN menerikan alasan anda para praja untuk kedisiplinan tidak beralasan..
    anda pernah dan sudah lulus TK kan ?
    kalau belum ya.. wajarsih he..he…
    yang pasti IPDN adalah lembaga kedinasan dengan sistem yang terburuk karena mencetak preman-preman berseragam
    sebaiknya dibubarkan!!!!!!!
    ok!!!!
    (ALIANSI PEDULI KEMANUSIAAN )

  37. kawanua

    bubarkan jo tu IPDN
    nya’ ada guna bagi bangsa ini
    ngoni (praja laknat) so beking torang pe hati sakit

    ipdn pastiuuuuuuuuuuu……

  38. Jlenx

    mw solusi? nih gw kasi:
    IPDN gak usah dibubarin, diubah aja, daripada jadi lembaga untuk mencetak pejabat negara kan lebih pantas menjadi lembaga untuk mencetak PETINJU. siapa tau dari sana tercipta chris john yg baru (kan uda latihan tiap hari) dan bisa BANGGA UNTUK ALASAN YANG TEPAT, betul tidak? jadi dengan begitu kalian bisa melanjutkan “tradisi” kalian yang SUDAH DIPELIHARA BERTAHUN-TAHUN.
    ps: klo ad yg mati bilang aj dia kecelakaan saat “latihan”

  39. Theo

    Solusi?? gampang koq :

    1. Bubarin IPDN

    2. Bubarin IPDN

    3. Bubarin IPDN

    gampang khan??? gitu aja koq repoooot..ck..ck..ck

  40. alumnus_ITB_anti_kekerasan

    Praja dan Alumnus APDN/STPDN/IPDN mengaku sebagai Putra-Putri terbaik bangsa ? Justru sejak tahun 1928 s.d. sekarang,, alumnus dan mahasiswa ITB lah yang disebut putra-putri terbaik bangsa.

    Kalian ini cuma orang-orang jaman feodalisme konservatif yang tidak mempunyai suatu logika disertai nurani untuk berpikir dan bertindak, dan lebih mementingkan otot karena menganggap dirinya kuat, padahal lemah apabila dihadapkan dengan kami.

    Kalian hanyalah sampah-sampah masyarakat yang tidak mempunyai kapasitas intelektual dan stabilitas emosi memadai dan gagal memasuki ITB, UI, UGM, IPB, Akmil, AAU, AAL, Akpol, STAN dan IIP.

    Kalian adalah korban-korban proyek penghamburan dana APBN yang dikumpulkan dari pajak rakyat dan kalian adalah orang-orang tersisihkan dari Sisdiknas.

    Kalian adalah calon-calon birokrat tingkat rendahan yang tidak memiliki jiwa kepemimpinan dan keteladanan, bukan tidak mungkin kalian adalah sumber utama kebobrokan negara ini.

    Kalian dengan mengagung-agungkan semangat juang dan disiplin, menindas adik-adik kalian sendiri tanpa perasaan, bayangkan apabila itu adalah adik kalian yang tewas.

    Jadi……

    Bubarkan IPDN secara berkala dalam beberapa tahun ke depan setelah semua Praja tingkat 1 dan 4 di dalamnya selesai menjalani perkuliahannya dan lulus, serta akhirnya digabung ke dalam IIP. Meniadakan penerimaan Praja baru sejak tahun 2007 seterusnya.

    Untuk Tuhan, Bangsa, dan Almamater.. Merdeka !

  41. ndesonesian

    HATI – HATI BLOG INI HANYA MEMPERKERUH MASALAH DAN HANYA INGIN MENINGKATKAN BOUNTY BLOGNYA AGAR BISA TENAR !!!!

  42. prajasaja

    apapun koment kalian, ngga ada gunanya sama sekali.
    alumni ITB, my ass… elo ngebacot klo eloe2 pade nih orang berotak briliant, coba itung berapa banyak yg nganggur?
    IPDN, will never end.Just wait, and you’ll see..

  43. Jlenx

    “apapun koment kalian, ngga ada gunanya sama sekali.
    alumni ITB, my ass… elo ngebacot klo eloe2 pade nih orang berotak briliant, coba itung berapa banyak yg nganggur?
    IPDN, will never end.Just wait, and you’ll see..”

    brilian dunkz! coba lo itung brapa banyak duit yg dibuang hanya untuk memberikan “pendidikan” IPDN. kita bayar pajak cuman buat ngasi makan sampah2 gila kekerasan disana. nggak sudi la hay!

  44. praja dogol

    Iya tuh, ITB aja banyak yang nganggur, padahal otaknya brilliant, Mendingan jadi Praja IPDN, sekolah gratis, langsung kerja, gak pake otak, boleh mukul, sex bebas, hahahahaha.
    BUBARKAN IPDN!!!.

    ZZZ…ZZZZ…ZZZ

  45. rangga

    Yang bikin blog ini BANCI. Orang kasi komen kok ga direspon. Jgn-jgn cuma mau cari untung?

    Tapi tetap, kalo ini bener punya alumni IPDN, berarti memang mereka BANCI. Beraninya keroyokan dan ama junior aja. Kalo diajak duel satu lawan satu, pasti mereka takut semua. Wong beraninya cuma ama junior kok.

  46. john petruci

    DARI DULU UDAH DIKASIH SOLUSI TAPI GA MAU DIKERJAIN….ITU NAMANYA BEBAL..GOBLOK!!!…EMANG NIRU2 YG MANA SIH TUH GAMBAR…KL LOE KREATIF…COBA SAYA TANTANG BISA GA BIKIN GAMBAR YG KREATIF YG MENYATAKAN BAHWA KALIAN EMANG TOP….PLG JUGA AKHIR2NYA DESAINNYA JUGA NYONTEK ORG LAIN…NIRU!!!..PAYAH!!!

  47. alumnus_ITB_anti_kekerasan

    Praja dan Alumnus APDN/STPDN/IPDN mengaku sebagai Putra-Putri terbaik bangsa ? Justru sejak tahun 1928 s.d. sekarang,, alumnus dan mahasiswa ITB lah yang disebut putra-putri terbaik bangsa.

    Kalian ini cuma orang-orang jaman feodalisme konservatif yang tidak mempunyai suatu logika disertai nurani untuk berpikir dan bertindak, dan lebih mementingkan otot karena menganggap dirinya kuat, padahal lemah apabila dihadapkan dengan kami.

    Kalian hanyalah sampah-sampah masyarakat yang tidak mempunyai kapasitas intelektual dan satbilitas emosi memadai dan gagal memasuki ITB, UI, UGM, IPB, Akmil, AAU, AAL, Akpol, STAN dan IIP.

    Kalian adalah korban-korban proyek penghamburan dana APBN yang dikumpulkan dari pajak rakyat dan kalian adalah orang-orang tersisihkan dari Sisdiknas.

    Kalian adalah calon-calon birokrat tingkat rendahan yang tidak memiliki jiwa kepemimpinan dan keteladanan, bukan tidak mungkin kalian adalah sumber utama kebobrokan negara ini.

    Kalian dengan mengagung-agungkan semangat juang dan disiplin, menindas adik-adik kalian sendiri tanpa perasaan, bayangkan apabila itu adalah adik kalian yang tewas.

    Jadi……

    Bubarkan IPDN secara berkala dalam beberapa tahun ke depan setelah semua Praja tingkat 1 s.d. 4 di dalamnya selesai menjalani perkuliahannya dan lulus, dan menutup permanen pendaftaran Praja baru mulai tahun 2007

    Untuk Tuhan, Bangsa, dan Almamater.. Merdeka !

  48. smartguy

    Yang latah itu kalian, GUOOBLOOKKKK !!!
    Waktu kalian baru masuk pasti dipukuli dan ditendangi senior kalian. Lalu dengan LATAH kalian meniru memukuli dan menendangi junior kalian.

    Weleh .. weleh .. weleh ..
    Yang sakit tuh sebenernya siapa sih ???

  49. SUATU BAYANGAN

    Kumpulan preman yang berkedok instuisi pendidikan berseragam. Seharusnya mulut kalian terkunci dan rasa tiada berkata melihat aksi kekerasan yang terjadi. Tetapi hati kalian telah beku dan mati berkedok alasan ribuan lulusan yang telah banyak mengabdi.

    Begitu PD nya kah kalian berargumentasi seperti itu? Seakan lulusan IPDN itu layaknya Dewa yang turun dari langit?

    Sadarlah IPDN itu tiada mempunyai arti! Kalian jauh dari istimewa dan alumni kalian yang benar2 suci kini hanya dapat menunduk tiada arti.

    Tahukah kalian? Satu IPDN mati seribu Perguruan Tinggi siap mengganti.

    Negara ini negara miskin tetapi nyawa itu lebih berarti dibandingkan status pegawai negeri, gaji gratis serta makan 3x sehari…

  50. d'Ganteng

    Hidup STAN!!

  51. Cliff Muntu

    Para Seniorku di IPDN tercinta….

    Hari demi hari telah kulalui di kampus IPDNku tercinta…
    Segala Caci maki & Cercaan telah kuterima…
    Pukulan demi pukulan juga telah kuterima…

    Semua itu kuterima demi harapan keluargaku…
    Semua itu keterima demi cinta pada keluarga & bangsaku…
    Tapi semua itu kuterima bukan untuk kalian seniorku…

    Impian tuk membahagiakan keluarga & bangsa telah lenyap..
    Kini ku telah terbujur kaku dgn luka mendalam lahir & bathin
    Telah puaskah kalian wahai seniorku???

    Kutunggu kalian di peradilan akhir…
    Semoga Tuhan memaafkan kalian…

  52. Kepada Almarhum Cliff “Gentayangan” Muntu (Diatas)

    Maap bapak almarhum, percuma BICARA dengan batu

    Percuma juga membawa nama Tuhan, karena mereka tidak takut lagi dengan moral keTuhanan…

    http://www.friendster.com/12612764

    –>> Disini ada Testimonial dari seorang wanita yang katanya lulusan IPDN menyatakan “Apalah arti 35 orang meninggal dibandingkan ribuan alumni IPDN yang lulus”

    Orang yang berkeTuhanan dan bermoral pasti tidak akan mengatakan itu….

  53. bener neh solusinya: IPDN bubar!

  54. enak aja kalian mo bubarin ipdn memangnya kalian itu siapa.
    saya sebagai senior ipdn tidak setuju. cm di sini saya bisa mendapatkan kehidupan yg enak, ngesek sepuasnya dengan praja2 junior, enak lho memeknya masih sempit banget bahkan klo akhir pekan saya bisa gnagbang party bareng temen temen. trs tiap hari bisa mukulin praja junior juga sepuasnya. merek itu yg tolol kok di pukul diem aja nggak ngelawan, padahal klo 1 lawan satu pasi saya udah kabur.

    pokoknya jgn bubarkan ipdn.






%d blogger menyukai ini: