Hanya orang bodoh yang menuntut pembubaran IPDN!

IPDN masih diperlukan karena…

  1. Kebutuhan tenaga
    Negara masih butuh birokrasi dengan tenaga terampil, terlatih, berdedikasi tinggi, berwawasan, yang punya standar kerja profesional
  2. Otonomi daerah
    Seiring otonomi daerah maka kesiapan para birokratnya harus ditingkatkan agar semua sumber daya terkelola dengan baik demi kesejahteraan rakyat
  3. Keadilan pekerjaan bagi rakyat
    Jika rekrutmen calon pejabat administrasi negara dibuka untuk umum, dengan kualifikasi dan seleksi ketat yang fair seperti lowongan profesi untuk perusahaan transnasional, apalagi gaji pegawai negeri nantinya membaik, maka yang akan diuntungkan hanya anak orang-orang makmur yang bisa menyekolahkan ke perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri, artinya kesempatan anak rakyat untuk memperbaiki nasib akan semakin terbatas.

  1. Anda sudah menjawab sendiri…
    tidak dibutuhkan kekerasan di IPDN

  2. calonorangtenarsedunia

    kami ga butuh IPDN,,
    apalagi kalo produknya cuma jadi buron,,

  3. miss D

    praja….jangan ada lagi kekerasan di Kawah Candradimuka.

  4. itu bisa dipenuhi dari perguruan tinggi umum spt UGM, UI, Unpad, Unair, Undip, Unsoed, bahkan Trisakti atau Atma Jaya. Kesimpulannya: bubarkan saja IPDN, gitu aja kok repot!

  5. Hey Bung , Kok Gubernur di setiap daerah Banyak lulusan PTN ya bukan dari STPDN-IPDN, ya kalau APDN memang Ada tapi itu beda generasi.

    Tapi kalau boleh bilang masih hebat dan masih bermasyarakat orang dari lulusan Perguruan tinggi dan kinerja nya lebih baik yang dari STPDN-IPDN

    yang saya tahu didaerah saya ada seorang lulusan dari sana yang terlibat kasus korupsi ……….

  6. Rouza

    IPDN masih dibutuhkan! Kekuatan mereka yg ekstrim bisa digunakan sebagai:

    1. Pasukan anti kerusuhan, cukup 30 orang IPDN untuk mengatasi 3000 orang perusuh. (kata temen gw)
    2. Satpam, tubuh kekar dan kuat, tahan banting, anti gores, berani, sangar, ada aura alumni IPDN-nya, penjahat pun ciut! (kt temen gw lagi)
    3. Pasukan elit Indonesia yang dikeluarkan sebagai gerilyawan yang menyerang langsung ke markas musuh! (ini kt gw)

  7. temen gue punya temen mau masuk IPDN…
    maklum dulunya preman!

  8. IPDN tidak diperlukan karena:

    1. Kekerasan
    2. Pembodohan
    3. Masih banyak universitas dan lembaga pendidikan lain yang bisa menghasilkan abdi bangsa yang lebih bener.

  9. IPDN masih diperlukan karena…

    1. Kebutuhan tenaga
    Negara masih butuh birokrasi yg pandai korupsi, dengan tenaga terampil membunuh, terlatih buron, berdedikasi tinggi terhadap kesalahan apapun, berwawasan nurani binatang, yang punya standar kerja profesional setingkat preman.
    2. Otonomi daerah
    Seiring otonomi daerah maka kesiapan para birokratnya harus diperbanyak.agar semua sumber daya terkelola dengan baik demi kesejahteraan birokrat seperti misalnya saat ada penggusuran, maka rakyat akan makin sejahtera awalnya, terlunta-lunta dan makin menderita.
    3. Keadilan pekerjaan bagi rakyat
    Jika rekrutmen calon pejabat administrasi negara dibuka untuk umum, dengan kualifikasi dan seleksi ketat yang fair seperti lowongan profesi untuk perusahaan transnasional, apalagi gaji pegawai negeri nantinya membaik, maka yang akan diuntungkan hanya anak orang-orang makmur yang bisa menyekolahkan ke perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri, artinya kesempatan anak rakyat untuk memperbaiki nasib akan semakin terbatas…..Huhhh Omong kosong….MEntal Priyayi luhhhh..!!!! warisan jaman feodal…pengennya pns mulu…..

  10. Iyaaaa…. gua sih setuju-setuju aja gak dibubarin. Tapi para penganiaya itu menyerahkan diri aja dulu. Gimana? Mau menyerahkan diri, Bung?

  11. calupict

    Saya rasa untuk poin no 3 tidak terlalu relevan. Bisa saja kan pemerintah daerah merekrut lulusan SMA untuk disekolahkan di universitas2 negeri pada jurusan-jurusan tertentu yang cocok dengan kebutuhan yang ada dengan ikatan dinas. Sama saja kan.

    G harus di IPDN!




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: